ads

LATEST UPDATES
Showing posts with label Modul Office. Show all posts
Showing posts with label Modul Office. Show all posts

Membuat Animasi Loading dengan PowerPoint 2007

loading

Dalam membuat media presentasi terkadang kita perlu menambahkan animasi, tetapi tidak semua orang bisa membuat animasi sesuai dengan kebutuhan, hal ini bisa disebabkan beberapa sebab, diantaranya tidak menguasainya program pembuat animasi itu sendiri atau tidak memiliki software animasi.

Tetapi jangan hawatir untuk membuat animasi yang sederhana ternyata dapat kita buat sendiri dengan Microsoft Powerpont dan cara pembuatannya pun relatif mudah.

Baik kita mulai saja pembuatan animasi Loading dengan PowerPoint 2007 :

  1. Buat Tiga buah Rectangle dengan cara pilih Insert – Shapes, kemudian dipasang saling menempel (ukuran dan warna sesuaikan dengan kebutuhan, sebaiknya tidak menggunakan garis outline).recbrec
  2. Buat animasi dengan cara memilih, Animations – Custom Animation.
  3. pilih add Effect – Entrance - Peek In, sehingga tampak seperti gambar dibawah.recA
  4. Pada kotak menu Custom Animation, pilih tanda segitiga di start, lalu pilih After Previous, dan pada kotak Direction pilih From Left.rec1
  5. Selanjutnya rubah animasi rectangle pertama (yang ada angka nol nya ) ke With Previous, sedangkan yang lainnya dibiarkan. Lihat hasilnya.
  6. \Supaya terlihat lebih panjang proses loadingnya.. kita copy ketiga Rectangle tersebut sehingga sekarang berjumlah enam buah, seperti gambar di bawah.rec2
  7. Selanjutnya rubah Custom Animation untuk Rectangle ke empat dari After Prevous menjadi With Previous. seperti gambar di bawah dan lihat Animasinya dengan menekan F5.rec3
Jika ingin mendownload tulisan ini Klik di sini, tapi jangan lupa tulis komentarnya dulu… terima kasih.

Pengenalan Microsoft Office Word 2003

Microsoft Office Word adalah salah satu dari sekian banyak program pengolah kata yang di keluarkan oleh perusahaan software raksasa Microsoft dalam bentuk paket Microsoft Office yang terdiri dari beberapa program aplikasi.
Yang kita pelajari bersama kali ini adalah Microsoft Office Word.
Seperti biasanya kita harus mengenal terlebih dahulu antar muka (interface) dari Microsoft Office Word ini agar dalam prakteknya nanti tidak mengalami kesulitan.

Untuk mempelajari Microsoft Office Word, maka jalankan terlebih dahulu microsoft office word dengan cara klik menu Start-All Programs-Microsoft Office-Microsoft Office Word 2003, sehingga muncul lembar kerja Microsoft office word 2003 seperti dalam gambar di bawah ini.

word-2003-ilmu-komputer-13
Dari gambar di atas, baris paling atas adalah merupakan baris judul dari microsoft office word 2003 yang mana pada baris ini ditampilkannya Nama File serta Program yang sedang kita gunakan.

Di bagian bawah dari Baris judul adalah baris menu yang ditandai dengan beberapa menu seperti Menu File-Edit-View-Insert-Format-Tools-Table-Windows-Help.

Sedangkan di bagian bawah baris menu terdapat Toolbar yang memuat icon-icon perintah yang dpat digunakan pada saat editing.

Di bawah Toolabar ada garis mistar (ruler line) yang digunakan untuk menentukan batas lembar kerja microsoft office word.

Lembar putih besar adalah merupakan lembar kerja microsoft office word dimana merupakan tempat untuk kita mengetik sesuatu.

Sedangkan pada bagian bawah dari lembar kerja terdapat baris status (status line) yang merupakan tempat untuk menampilkan pesan-pesan atau informasi penggunaan beberapa tuts pada keyboard.

Sekian perkenalan dengan Microsoft Office Word 2003

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Menghapus huruf, kata dan kalimat dalam Microsoft Office Word

Menghapus adalah salah satu perintah yang dapat dilakukan pada saat editing menggunakan Microsoft word, dan akan selalu digunakan dalam editing Microsoft word.
Perintah menghapus memang sangat mudah akan tetapi apabila tidak dipelajari dengan benar maka akan mengalamai kesulitan dalam editing teks/naskah karena biar bagaimanapun perintah menghapus juga sangat menentukan kecepatan suatu proses editing teks.

Menghapus huruf (character)
Menghapus huruf yang saya maksud di sini adalah perintah menghapus huruf demi huruf dalam editing naskah.

Belajar Ilmu Komputere adalah tempat belajar yang baik karena selalu menyajikan setiap artikel dengan bahasa yang sederhana dan mudah di mengerti baik oleh seorang yang masih sangat awam sekalipun bisa melakukannya dengan bantuan dengan membaca artikelnya.
Dari naskah di atas perhatikan kata Belajar Ilmu Komputere, di situ terdapat kelebihan huruf “e” yang diketik pada kata Komputere, yang seharusnya huruf “e” yang paling akhir adalah tidak ada sehingga menjadi kata Komputer.
Untuk itu kita harus melakukan penghapusan per huruf, beberapa perintah per huruf antara lain menggunakan tuts pada keyboard yaitu DEL dan BackSpace.

DEL (Delete)
Tuts DEL di dalam aplikasi Microsoft office word digunakan untuk menghapus huruf yang berada disebelah kanan kursor termasuk spasi, Maksudnya adalah apabila tuts DEL di tekan satu kali maka huruf atau spasi yang berada di sebelah kanan kursor akan terhapus.
Contohnya kita hapus huruf “e” yang terdapat dalam kata Komputere di atas.
Tempatkan terlebih dahulu kursor tepat pada huruf “e” (dalam pengelihatan seakan-akan kursor berada di antara huruf “r” dan huruf “e”) yang terakhir dalam kata Komputere, kemudian tekan tuts atau tombol DEL satu kali dan perhatikan yang terjadi adalah huruf “e” yang terakhir dalam kata Komputere akan terhapus sehingga akan menjadi kata Komputer.

BackSpace
BackSpace juga merupakan tuts atau tombol yang dalam Microsoft Office Word digunakan untuk menghapus per huruf. Berbeda dengan tombol DEL yang menghapus huruf di sebelah kanan kursor maka tombol BackSpace menghapus huruf yang berada di sebelah kiri kursor.
Sebagai contohnya coba ketikan kembali huruf “e” yang terakhir dalam kata Komputere yang telah dihapus tadi kemudian hapus kembali menggunakan tombol BackSpace, Karena BackSpace menghapus huruf yang berada di sebelah kiri kursor maka letakan terlebih dahulu kursor di sebelah kanan huruf yang akan dihapus, dalam hal ini di sebelah kanan huruf “e” yang terakhir dalam kata Komputer, kemudian tekan tombol/tus BackSpace satu kali saja maka huruf “e” akan terhapus.

Selain menghapus per huruf tombol DEL dan BackSpace juga bisa digunakan untuk menghapus per kata, namun bedanya adalah apabila menghapus per kata, maka tombol DEL maupun BackSpace harus dikombinasikan dengan tombol lain yaitu tombol CTRL (Control).
Penggunaannya sama dengan menghapus per huruf tadi, jadi apabila ingin menghapus satu kata di sebelah kanan kursor maka tempatkan dulu kursor berada disebelah kiri kata yang akan di hapus kemudian tekan tombol CTRL (tekan dan tahan dan jangan dilepas) kemudian tekan tombol DEL dan lepas kedua tombol (CTRL dan DEL), Perhatikan yang terjadi, kata yang berada di sebelah kanan kursor akan terhapus.
Begitu juga dengan menghapus satu kata di sebelah kiri kursor yaitu dengan menggunakan kombinasi tombol CTRL dan BackSpace.

Sedangkan untuk menghapus per kalimat maka kita harus terlebih dahulu menentukan kalimat yang akan dihapus dengan menandai daerah tersebut (blok). Nah untuk menandai suatu daerah bisa dilakukan dengan cara menekan kombinasi tombol SHIFT dengan tombol Panah atau bisa juga menggunakan mouse yaitu klik tahan dan geser (klik and drag).
Setelah menentukan daerah atau kalimat yang akan dihapus, barulah saatnya untuk menekan tombol DEL atau BackSpace untuk menghapus kalimat yang sudah ditentukan/diblok tadi.

Selamat belajar…

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Membuat dokumen baru dalam Microsoft Office Word

Membuat dokumen baru pada microsoft office word atau membuat file baru, bagi yang belum mengenal file silahkan baca di sini.

Cara membuat dokumen baru pada microsoft office word adalah sebagai berikut :

Jalankan Microsoft office word dengan klik Start-All Programs-Microsoft Office-Microsoft Office Word, sehingga masuk pada lembar kerja microsoft office word. Lihat gambar berikut

microsoft-office-word

Setelah itu perhatikan pada baris menu yang terdiri dari File, Edit, View, Insert, Format, Tools, Table, Windows dan Help kesemuanya itu adalah menu-menu yang dapat digunakan dalam operasi microsoft office word.

Kali ini karena kita hendak membuat dokumen baru atau File baru maka logikanya akan kita gunakan menu File. Jadi klik menu File kemudian pilih New atau bisa juga dilakukan dengan menekan CTRL+N pada keyboard (tanpa tanda + ya) atau dengan cara klik icon New Blank Document pada ToolBars.

newblankdocument Setelah membuat dokumen baru, perhatikan pada baris judul yang menyatakan nama dokumen saat itu yaitu Document2, jika menekan CTRL+N kembali maka pada baris Judul ditampilkan nama dokumen baru yaitu Document3 dan seterusnya.

Nah sekarang bagaimana cara memilih dokumen tertentu untuk mengetik dokumen, misalkan anda ingin mengetik surat penawaran atau surat keterangan pada document3 maka klik menu Window kemudian pilih Document3. Selanjutnya anda sudah siap untuk mengetik surat ataupun apa saja dalam document3. Untuk kembali ke dokumen pertama (document1) lakukan klik pada menu Window kemudian pilih nama documen yang hendak di edit.

Setelah mengetik jangan lupa untuk menyimpannya dengan cara klik menu File-Save As dan ketiklah nama file yang sesuai dengan isi dokumen tersebut, misalnya surat.doc.
Dalam penulisan nama file tidak harus dilengkapi dengan extensi doc karena extensi doc ini secara otomatis diberikan oleh microsoft office word itu sendiri jadi kita hanya mengetik nama file utamanya saja yaitu surat.

Tips : Supaya semua data yang tersimpan mudah diingat, buatlah folder-folder baru yang berfungsi menyimpan file sejenis agar mempermudah dalam proses pencarian bila dibutuhkan. Bukankah komputer ini ada untuk membantu mempercepat proses kerja manusia ? Tatalah dokumen anda dalam folder-folder yang namanya identik dengan isi dari folder tersebut.

Selamat belajar…

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Format pengaturan tata letak teks dalam satu alinea dalam microsoft office word

Dalam melakukan pengetikan di microsoft office word tidak terlepas dari format pengaturan tata letak teks dalam satu alinea, untuk itu sekarang kita mempelajari bagaimana cara mengatur naskah ketikan tersebut.

Ada beberapa mode pengaturan yaitu rata kiri, rata kanan, rata tengah dan rata kiri-kanan.
berikut beberapa contoh format pengaturan teks atau naskah dan cara memformatnya atau mengaturnya. Untuk mengaturnya harus dilakukan sebelum mengetik paragraf tersebut agar tidak merepotkan. (bisa juga mengetik terlebih dahulu baru diatur kemudian tetapi akan menghambat pekerjaan dalam mengetik naskah).

Contoh Pengaturan naskah rata kiri dalam satu alinea seperti berikut

Untuk pengaturan teks/naskah ketikan selalu berbeda-beda ada yang baris pertama dalam satu alinea diketik agak menjorok masuk ke dalam dibandingkan dengan baris-baris berikutnya dalam alinesa tersebut, dan ada juga yang baris pertama dalam satu alinea atau paragraph diketik agak keluar dalam alinea atau paragraph tersebut.
Cara mengaturnya adalah klik menu Format kemudian pilih Paragraph sehingga muncul window paragraph seperti gambar berikut, kemudian pada tab General-Alignment pilih left untuk pengaturan rata kiri.

formatparagraph
Contoh Pengaturan naskah rata kanan dalam satu alinea seperti berikut

Untuk pengaturan teks/naskah ketikan selalu berbeda-beda ada yang baris pertama dalam satu alinea diketik agak menjorok masuk ke dalam dibandingkan dengan baris-baris berikutnya dalam alinesa tersebut, dan ada juga yang baris pertama dalam satu alinea atau paragraph diketik agak keluar dalam alinea atau paragraph tersebut.
Cara mengaturnya adalah klik menu Format kemudian pilih Paragraph sehingga muncul window paragraph seperti gambar berikut, kemudian pada tab General-Alignment pilih Rightt untuk pengaturan rata kanan.

Contoh Pengaturan naskah rata tengah dalam satu alinea seperti berikut

Untuk pengaturan teks/naskah ketikan selalu berbeda-beda ada yang baris pertama dalam satu alinea diketik agak menjorok masuk ke dalam dibandingkan dengan baris-baris berikutnya dalam alinesa tersebut, dan ada juga yang baris pertama dalam satu alinea atau paragraph diketik agak keluar dalam alinea atau paragraph tersebut.
Cara mengaturnya adalah klik menu Format kemudian pilih Paragraph sehingga muncul window paragraph seperti gambar berikut, kemudian pada tab General-Alignment pilih Centered untuk pengaturan rata tengah.

Contoh Pengaturan naskah rata kiri dan kanan dalam satu alinea seperti berikut

Untuk pengaturan teks/naskah ketikan selalu berbeda-beda ada yang baris pertama dalam satu alinea diketik agak menjorok masuk ke dalam dibandingkan dengan baris-baris berikutnya dalam alinesa tersebut, dan ada juga yang baris pertama dalam satu alinea atau paragraph diketik agak keluar dalam alinea atau paragraph tersebut.

Cara mengaturnya adalah klik menu Format kemudian pilih Paragraph sehingga muncul window paragraph seperti gambar berikut, kemudian pada tab General-Alignment pilih Justified untuk pengaturan rata kiri dan kanan.
Selain menggunakan perintah dari baris menu di atas anda juga bisa melakukan format paragraf ini melalui toolbar formating seperti yang terlihat dalam gambar berikut.
Bagian yang sudah saya tandai dengan garis merah adalah toolbar yang dapat digunakan sebagai pengaturan nasakah dalam paragraf.

Klik salah satu format dalam toolbar tersebut sebelum mengetikan naskahnya.

formatparagraph2
Sekian, dan selamat belajar…

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Format Font dalam Microsoft Office Word

Format font adalah perintah untuk mengatur bentuk huruf, ukuran huruf, warna huruf dan lain-lain yangberhubungan dengan huruf (font).

Untuk mengatur format font klik menu Format-Font atau menekan tombol Alt-O-F sehingga muncul jendela Font seperti gambar berikut :

font-style

Pada jendela Font terdapat tab Font, Character Spacing dan Text Effect. Font untuk mengatur huruf dan Character Spacing untuk mengatur spasi huruf dan Text Effect untuk mengatur efek dari huruf itu sendiri.

Tab Font

Perhatikan pada tab Font terdapat Font, Font Style, Size, Font Color, Underline Style, Underline Color, Effects dan Preview.

Font sendiri untuk mengubah berbagai jenis huruf yang tersedia pada Microsoft office word, Font Style untuk menentukan bentuk huruf seperti Normal (Regular), Tebal (Bold), Miring (Italic), Tebal dan Miring (Bold Italic), serta pada Size untuk menentukan ukuran daripada huruf itu sendiri dimulai dari angka paling kecil adalah huruf terkecil dan angka paling besar adalah huruf paling besar. Silahkan mencoba memilih berbagai fariasi font dan perhatikan perubahannya pada bagian Preview.

Untuk Font Color digunakan untuk menentukan warna huruf yang akan diketik dan Underline Style digunakan untuk menentukan bentuk garis bawah pada kata yang ingin digarisbawahi, demikian juga dengan underline color.

Tab Character Spacing

Spasi yang dimaksud di sini adalah jarak spasi dari huruf yang satu ke huruf yang lain atau spasi antar huruf.
Pada character spacing terdapat Scale, Spacing, Position dan Preview.
Selain mengatur dengan besar kecilnya ukuran sebuah font pada tab font di sini juga bisa di atur besar kecilnya sebuah font/huruf dalam sebuah skala (Scale) persentasi, pilihlah persentasi yang sesuai dan perhatikan pada bagian preview.

Pada Spacing ada pilihan Normal untuk jarak spasi antar huruf normal, Expanded untuk merenggangkan jarak antar huruf dan Condensed untuk mempersempit jarak antar huruf yang satu dengan huruf yang lain. Coba lakukan pemilihan antara Normal, Expanded dan Condensed dan perhatikan pada bagian preview.

Tab Text Effect
Pada bagian ini untuk mengatur efek dari huruf itu sendiri dalam bentuk animasi seperti Latar belakang huruf yang berkedip (Background Blinking) dan lain-lain.

Selamat mencoba

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Membuat Tabel pada Microsoft Office Word

Program Aplikasi pembuat tabel yang sangat terkenal adalah Microsoft Office Excel, namun tidak salahnya jika kita memperlajari juga bagaimana cara membuat table pada Microsoft office word. Ini karena di dalam pengetikan naskah atau surat menyurat tidak luput dari ikut sertanya sebuah table di dalam sebuah file surat.

Berikut ini saya mencoba pembahasan tentang pembuatan table pada Microsoft office word dengan memanfaatkan template atau dikenal dengan Table AutoFormat yang sudah disediakan Microsoft office word.

Dengan template/table autoformat tersebut maka kita tidak perlu lagi membuat garis-gari table ataupun warna-warna table (kecuali menginginkan warna berbeda), karena semuanya sudah tersimpan dalam template bawaan Microsoft office word.

Berikut cara membuatnya

Pada baris menu klik menu Table-Insert-Table sehingga muncul jendela Insert Table, lihat gambar di bawah ini, kemudian tentukan jumlah Kolom dan Baris dalam table tersebut misalnya jumlah kolom table adalah 4 kolom dan jumlah baris dalam table tersebut adalah 6 baris. Sehingga pada Number of Columns diisi dengan angka 4 dan number of rows diisi dengan angka 6 seperti terlihat dalam gambar berikut.

table-1
Setelah itu klik pada AutoFormat untuk memilih bentuk-bentuk atau format table yang sesuai dengan keinginan kita seperti pada gambar berikut

table-2

Dari gambar di atas saya membuat table dengan template/autoformat Table Grid 8. Anda bias mencoba menggantikannya dengan bentuk table lainnya dengan cara klik satu persatu contoh table yang ada.

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Menulis rumus-rumus matematika dalam microsoft office word

Menulis rumus-rumus matematika dalam microsoft office word

Didalam melakukan pengetikan dengan menggunakan microsoft office word 2003 dengan menggunakan objek-objek yang sudah tersedia pada toolbar namun ada juga dengan cara menambahkan objek lain berupa penulisan rumus-rumus matematika seperti rumus integral, akar pangkat, himpunan, gabungan dan masih banyak lagi rumus-rumus yang bisa dituliskan pada microsoft office word.

Para pengguna komputer khususnya pengguna microsoft office word yang sudah mahir sudah tidak bingung lagi melihat penulisan rumus pada microsoft office word seperti di bawah ini.

rumus-word-4
Namun bagaimana dengan kita yang masih pemula sebagai pengguna komputer tentu sangat kebingunan dari mana harus memulai mengetikkan rumus seperti di atas.

Untuk itu berikut ini adalah cara menambahkan objek berupa rumus-rumus matematik ke dalam lembar kerja microsoft office word 2003.

Dari menu micrsoft office word 2003 klik pada menu Insert-Object seperti pada gambar berikut ini.

rumus-word-1Sehingga ditampilkannya jendela Object seperti dalam gambar di bawah ini, kemudian klik tanda panah ke bawah untuk menemukan dan memilih Microsoft Equation 3.0 dan klik OK
rumus-word-2
Setelah itu kita akan dimunculkan sebuah jendela sebagai tempat disediakannya objek-objek berupa rumus-rumus yang dapat digunakan serta pada bagian atasnya terdapat sebuah kotak persegi panjang yang berfungsi sebagai tempat pengetikan atau penulisan rumus.
Semua rumus yang henda ditulis harus dituliskan dalam kotak persegi panjang tersebut dan bila sudah selesai silahkan klik 1 kali di luar objek atau tekan tombol Esc pada keyboard.
rumus-word-3
Bila dalam penulisan rumus terjadi kesalahan maka perlu dilakukan perbaikan atai editing yaitu dengan cara klik dua kali secara cepat (double click) pada objek (rumus) yang sudah dibuatkan sebelumnya.

Selamat belajar…

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Shortcut Microsoft Office Word

Ctrl+A (Select All) = Mengeblok seluruh isi yang ada dalam suatu lembar kerja
Ctrl+B (Bold) = Menebalkan huruf
Ctrl+C (Copy) = Menggandakan/meng-copy
Ctrl+D = Membuka kotak dialog pengaturan font
Ctrl+E (Center) = Mengubah posisi teks menjadi di tengah
Ctrl+F (Find) = Melakukan pencarian sebuah kata dalam suatu dokumen
Ctrl+G (Go to) = Pergi ke halaman ataupun baris, dll pada suatu dokumen
Ctrl+H (Replace) = Mengganti sebuah kata dengan kata lain secara otomatis
Ctrl+I (Italic) = Mencetak huruf supaya miring
Ctrl+J (Justify) = Mengubah posisi teks menjadi rata kanan kiri
Ctrl+K (Hyperlink) = Membuat link/hubungan dengan bookmark yang telah dibuat
Ctrl+L (Left) = Mengubah posisi teks menjadi rata kiri
Ctrl+M = Memiliki fungsi yang sama dengan tombol “tab”
Ctrl+N (New) = Membuka lembar kerja baru
Ctrl+O (Open) = Membuka direktori ataupun file yang ada di computer
Ctrl+P (Print) = Untuk mencetak dokumen
Ctrl+Q = Mengubah ukuran “after spacing” pada pengaturan paragraf
Ctrl+R (Right) = Mengubah posisi teks menjadi rata kanan
Ctrl+S (Save) = Menyimpan dokumen namun masih menggunakan nama yang sama
Ctrl+T = Menggeser “Hanging Indent” pada pengaturan tab
Ctrl+U (Underline) = Memberi garis bawah pada teks
Ctrl+V (Paste) = Meletakkan (menempelkan) hasil copy-an yang telah dilakukan sebelumnya

Ctrl+W (Close) = Keluar dari dokumen yang sedang kita kerjakan, namun tidak keluar dari Microsoft Word
Ctrl+X (Cut) = Memotong sebuah teks ataupun gambar
Ctrl+Y (Redo) = Mengembalikan posisi/keadaan lembar kerja tersebut sebelum di-undo
Ctrl+Z (Undo) = Mengembalikan posisi/keadaan lembar kerja ke keadaan sebelumnya
Ctrl+1 = Mengubah jarak antar baris (line spacing) menjadi 1,0 (single)
Ctrl+2 = Mengubah jarak antar baris (line spacing) menjadi 2,0 (double)
Ctrl+5 = Mengubah jarak antar baris (line spacing) menjadi 1,5 lines
Ctrl+0 = Mengubah jarak antar sebelum paragraf (before spacing) menjadi 12 Pt
Ctrl+] = Membesarkan ukuran huruf
Ctrl+[ = Mengecilkan ukuran huruf
Ctrl+del = menghapus kata didepan cursor (Akan terhapus perkata bukan perhuruf)
Ctrl+backspace = menghapus kata dibelakang cursor (Akan terhapus perkata bukan perhuruf)

Ctrl+left = Menggeser cursor perkata ke arah kiri (cursor akan berpindah perkata bukan perhuruf)
Ctrl+right = Menggeser cursor perkata ke arah kanan (cursor akan berpindah perkata bukan perhuruf)
Ctrl+top = Menggeser cursor perparagraf ke atas (cursor akan berpindah perparagraf bukan perkata maupun perhuruf)
Ctrl+bottom = Menggeser cursor perparagraf ke bawah (
cursor akan berpindah perparagraf bukan perkata maupun perhuruf)
Shift+left = Mengeblok teks ke kiri perhuruf
Shift+right = Mengeblok teks ke kanan perhuruf
Shift+top = Mengeblok teks ke atas (perbaris)
Shift+bottom = Mengeblok tekas ke bawah (perbaris)
Ctrl+ Shift+left = Mengeblok teks ke kiri perkata
Ctrl+ Shift+right = Mengeblok teks ke kanan perkata
Ctrl+ Shift+top = Mengeblok teks ke atas perparagraf
Ctrl+ Shift+bottom = Mengeblok teks ke bawah perparagraf

Merubah Format Huruf dengan cepat

suatu ketika mungkin kamu pernah mengalami pada saat mengetik kamu menginginkan kata atapun kalimat tercetak dalam huruf kapital atau pun sebaliknya. Tapi karena manusia adalah tempatnya lupa, kamu lupa menekan tombol Caps Lock pada keyborrd kamu, sehingga hasil cetak pada lembar kerja tidak sesuai yang kamu inginkan, padahal sudah mengetik banyak sekali, masak mau mengedit satu persatu kata per kata, maka akan memakan waktu yang sangat lama dan membosankan.
Nah jika kamu menemui masalah seperti itu, gunakan saja fasilitas Change Case pada Microsoft word.
Caranya :
1. blok terlebih dulu kalimat atau naskah yang ingin kamu rubah format huruf nya.
2 Klik menu format kemudian klik SUb menu Change Case.

belajar-komputer

3. Kamu tinggal pilih salah satu model format huruf yang kamu inginkan

change_case2

4. Tekan OK, seluruh naskah kamu telah berubah format hurufnya sesuai yang kamu inginkan.

selamat mencoba
Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Fungsi Tabulasi

Dalam ms-word, tabulasi atau disingkat tab sangat berperan dalam merapikan dokumen. Anda yang terbiasa menggunakan ms-word sudah pasti mengenal fungsi tab tersebut. Karena sangat berperan penting, maka akan diterangkan lebih jauh fungsi penggunaannya.

Fungsi tab ini antara lain untuk meratakan kata atau pun kalimat, bahkan satu huruf (karakter). Kali ini kita akan membuat sesuatu yang berbeda, namun sering digunakan.

resize-of-tab

Perhatikan gambar diatas, lihat tanda lingkaran merah.
- Pojok kiri atas tanda tab kiri, dengan klik pada tab tersebut maka akan berubah menjadi tab kanan, tengah, dan lainnya.
- Atas tengah, tanda tab kiri yang kita telah buat untuk merapikan tanda titik dua (:)rata kiri
- Lihat posisi titik dua (:) yang diberi tanda, sejajar dan rapi, bukan?

Tentunya kita sering membuat dokumen seperti di atas. Mungkin rata kirinya tidak terlalu kelihatan karena hanya satu karakter yang dirapikan.

Anda bisa melihat lebih jelas perbedaannya dibawah ini:

- Tab rata kiri, perhatikan tanda lingkaran merah dan kotak.

tab21

- Tab rata kanan, perhatikan tanda lingkaran merah dan kotak.

tab3

- Tab rata tengah, perhatikan tanda lingkaran merah dan kotak.

tab4

Selama Belajar….

Sumber: Belajar Ilmu komputer

File Doc jadi Exe?

Anda pasti panik ketika akan mencetak dokumen di rental komputer, ternyata filenya kena virus. Biasanya pihak rental tidak mau ambil resiko dan selalu melindungi komputernya dengan antivirus. Ketika file dokumen Anda berubah menjadi aplikasi akan terdeteksi sebagai virus, dan biasanya antivirus hanya bisa menghapus atau mengkarantina saja. Tentu saja file ini tidak akan bisa dibuka.

Dari sini jelas bahwa komputer yang Anda pakai untuk mengcopy file ke flashdisk sudah terkena virus. Ada langkah mudah untuk mengatasinya, menyelamatkan file dokumen Anda. Karena komputer Anda sudah terkena virus, cobalah untuk menyelamatkan dokumen dengan cara berikut ini. Ini merupakan salah satu alternatif penyelamatan dokumen yang terkena virus.

Di komputer yang Anda pakai, file yang terkena virus tersebut tentu saja bisa dibuka untuk di-edit atau dilihat saja.
- Buka file dokumen yang akan diprint di komputer lain, extensi .doc
- Simpan kembali tersebut dengan pilihan “save as…”
- Pilih jenis file “rich text format”, extensi .rtf
- Selesai
File Anda sekarang aman dari virus dan bisa dibuka di komputer manapun.

gambar

Lakukan cara yang sama untuk file-file dokumen yang lainnya. Untuk amannya, apabila Anda memakai komputer lain, biasakan untuk menyimpan file dokumen dalam format rich text format (extensi .rtf).

SUmber: Belajar Ilmu Komputer

Membuat Nomor Halaman

Membuat nomor halaman di ms-word ternyata gampang-gampang susah. Mudah untuk dokumen yang jumlah halamannya sedikit. Untuk dokumen dengan halaman yang banyak dan jenis nomor yang berbeda, tentu akan sulit bagi yang tidak terbiasa. Misalnya untuk pemberian nomor halaman skripsi yang begitu banyak, dan terdiri dari beragam nomor halaman.

Sebenarnya bisa saja file tiap penomoran yang berbeda dipisahkan. Seperti Bab I, Bab I, dan seterusnya. Ini juga langkah aman untuk menyimpan file. Namun apabila ingin disatukan menjadi satu dokumen, gunakan cara dibawah ini.

Berikut ini langkah-langkah yang efektif untuk penomoran halaman ini.

Misalnya untuk “Kata Pengantar” sampai dengan “Daftar Isi” akan kita beri nomor halaman berjenis “i, ii, iii, iv, …”
- Simpan kursor pada halaman “Kata Pengantar”
- Pada menu, pilih “Insert” lalu “Page Numbers”
- Untuk memilih jenis penomoran, pilih “Format…”
- Klik pada pilihan “Number Format”, jenis “i, ii, iii, …”
- Klik OK

page-number

Anda akan lihat pada halaman Bab I juga akan terformat jenis ini, misalnya halaman iv. Yang semestinya adalah halaman 1. Bagaimana memisahkannya?

Berikut langkahnya.
- Simpan kursor pada halaman pertama Bab I
- Pada menu, pilih “Insert” lalu “Break…”
- Pilih “Next Page” pada “Section Break Page”

Anda akan lihat pada bagian bawah ruang dokumen, bagian “sec” (section) akan berubah menjadi 2. Section ini akan berubah tiap kali kita melakukan langkah tersebut diatas.

Untuk selanjutnya lakukan langkah penomoran seperti pada halaman “Kata Pengantar”. Hanya saja, untuk jenis nomor, Anda pilih “1, 2, 3,…”

Untuk catatan, seringkali kita menginginkan halaman pertama tiap bab berada di bagian tengah bawah, sedangkan halaman berikutnya di bagian kanan atas. Hal yang mudah untuk dilakukan.

- Pada langkah awal “Insert” + “Page Numbers”
- Di window pop-up akan terlihat “Show number on first page”
- Terlihat sudah dicentang, kosongkan tanda centang tersebut
- Klik OK

gambar1

Untuk memunculkan nomor pada halaman pertama,
- Pada menu “View” pilih “Header and Footer”
- Klik footer section, taruh kursor di tengah (Ctrl+E)
- Klik “Insert Page Number”, yang bertanda “#”
- Klik “Close”

Selamat mencoba!

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Membuat Daftar Isi

Di dalam program ms-word sebenarnya ada fasilitas untuk membuat daftar isi atau index of content. Hanya saja, bagi yang tidak terbiasa tentu akan sulit mempraktekkannya. Saya sendiri belum terbiasa dengan format index dalam ms-word. Yang biasa dilakukan adalah seperti cara yang akan dipaparkan berikut ini.

daftar

Saya anggap para pembaca sudah terbiasa membuat “bullets and numbering”. Karena yang dipaparkan disini hanya cara penggunaan tabulasi untuk nomor halaman dan merapihkannya.

Pada gambar di atas, tanda lingkaran merah merupakan hal yang akan kita bahas kali ini. Perhatikan ketiga tanda tersebut. Yang sebelah kiri digunakan untuk mengubah bentuk “tab indent” yang terlihat disana adalah “left indent” atau rata kiri. Untuk mengubahnya, Anda dapat mengklik tanda tersebut hingga berubah menjadi “right indent” seperti yang terlihat di sebelah kanan.

Dan tanda yang sebelah kanan, merupakan “right indent” atau rata kanan. Anda dapat membuatnya dengan mengklik pada area di “mistar” di layar. Fungsinya untuk nomor halaman agar rata kanan, dan merapihkan titik-titik yang dibuat dengan tabulasi. Jadi tidak perlu kita mengetik titik-titik tersebut dengan tanda “.”.

Untuk membuat garis putus-putus atau titik-titik di atas caranya seperti gambar di bawah ini.

tabs

Anda perhatikan tanda lingkaran merah yang ada, lakukan seperti contoh gambar. Sesudah selesai Anda lakukan, klik OK. Untuk melihat hasilnya, setelah kalimat judul, misalnya BAB I PENDAHULUAN, spasi lalu tekan Tab. Selesai.

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

membuat tabel pada Microsoft Office Excel

Kali ini kita akan mulai dengan membuat tabel pada Microsoft Office Excel, sebelum memulai saya jelaskan sedikit tentang sel (cell). Sel yaitu tempat perpotongan antara Kolom dan Baris, misalnya saja anda menempatkan pointer pada kolom ke C dan baris ke empat maka akan dibaca “pointer berada pada sel C4″.

Oke sekarang mari kita mulai dengan pelajaran kita hari ini yaitu membuat tabel.

Pertama-tama jalankan Microsoft Office Excel anda dengan cara klik Start – All programs – Microsoft Office – Microsoft Office Excel 2003 (bagi yang menggunakan Microsoft Office Versi lain seperti Microsoft Office 97, Microsoft Office 2000, Micrsofot Office Office XP, tidak menjadi masalah). perhatikan gambar berikut

belajar-komputer-excel-1
Setelah berada dalam lembar kerja microsoft office excel, buatkan tabel seperti dalam gambar berikut :

belajar-komputer-excel-2
Caranya :
Tempatkan pointer pada sel B3 kemudian ketik Tabel 1 dan Enter
Selanjutnya tempatkan pointer pada sel B5 dan ketikan NO kemudian Enter
Langkah berikutnya tempatkan pointer pada sel B6 dan ketik angka 1 (lakukan langkah ini hingga sel B10 untuk membuat Nomor Urut).

Setelah membuat Nomor Urut, sekarang kita membuat kolom Nama, caranya sama seperti cara di atas yaitu tempatkan pointer pada C5 tepat disebelah kanan kolom No.
Lakukan hal tersebut sampai dengan mengisi Alamat dan Kota sehingga hasilnya akan terlihat seperti gambar di atas.

Setelah selesai membuat tabel di atas, sekarang kita harus mengatur lebar kolom agar sesuai dengan lebar data (teks/angka) yang di input pada setiap setiap sel.
Caranya adalah :
Karena di sini kita hanya mengubah lebar kolom maka untuk penempatan pointer harus berada pad akolom yang akan di ubah ukurannya, sedangkan barisnya bebas. Misalnya anda ingin mengubah lebar kolom B aka pointer harus berada di kolom B sedangkan barisnya bisa saja berada di baris 1, 2, 3 dan seterusnya sampai baris paling akhir.

Ubahlah kolom Tabel 1 di atas yang telah anda buat dengan ukuran sebagai berikut :
Kolom B : 4,43
Kolom C : 12
Kolom D : 22
Kolom E : 12
Caranya : untuk mengubah lebar kolom B, tempatkan pointer pada sel B1 atau B2 atau B3 dan seterusnya kemudian klik menu Format – Column – Width, kemudian masukan atau ketik angka untuk lebar kolomnya yaitu 4,43 dan tekan Enter. Lihat gambar

belajar-komputer-excel-3

Setelah mengubah lebar kolom B, selanjutnya ubahlah lebar kolom C = 12, D = 22 dan E = 12 lakukan mengikuti cara untuk mengubah lebar kolom B di atas.

Setelah selesai semua, simpan (save) file tersebut dengan nama file TABEL1.XLS, dengan cara klik Menu File – Save As kemudian ketikan nama file TABEL1 dan klik save.

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Membuat Garis Tabel pada Microsoft Office Excel

Tabel identik dengan garis, untuk itu perlu ketelitian dalam membuat garis dalam sebuah tabel.
Sebelum kita lanjut ke cara pembuatan tabel, terlebih dahulu perhatikan gambar di bawah ini.
Dari gambar di bawah saya mengambil contoh sel B5, dari sel B5 tersebut terdiri atas garis bagian atas, garis bagian bawah, garis bagian kiri dan garis bagian kanan, ini perlu diketahui agar mudah dalam membuat garis suatu tabel.
Garis bagian atas yaitu garis yang berada di bagian atas suatu sel aktif, sel aktif yaitu sel yang sedang ditempati oleh pointer.
Garis bagian bawah yaitu garis yang berada di bagian bawah sel aktif.
Garis bagian kiri yaitu garis yang berada di sebelah kiri sel aktif.
Garis bagian kanan yaitu garis yang berada di sebelah kanan sel aktif.

garis-tabel-1

Kalau sudah memahami letak garis di atas, maka mari kita mulai dengan membuat garis pada tabel. Anda bisa menggunakan file tabel1.xls yang pernah kita buat pada Belajar Microsoft Office Excel Bagian 2. Caranya klik Menu File kemudian pilih Open kemudian pilih file tabel1.xls dan klik Open.
Setelah file tabel1.xls dibuka, tempatkan pointer pada sel B5, sehingga sel aktif sekarang berada di sel B5. Selanjutnya klik Menu Format – Cells, kemudian klik tab Border sehingga muncul window Format Cells seperti gambar berikut.
Dalam gambar di bawah ini saya membuat garis dengan warna yang berbeda seperti pada gambar di atas agar anda lebih mudah membedakan mana bagian atas, bawah, kiri dan kanan.

garis-tabel-2

Untuk membuat garis, silahkan klik pada kotak kecil yang berada di sekeliling garis berwarna yang sudah saya berikan di atas.
Pada gambar di atas, selain gambar bagian atas dan bawah serta kiri dan kanan, ada juga garis secara diagonal kiri atas ke kanan bawah dan kiri bawah ke kanan atas, juga ada satu lagi garis bagian tengah, garis ini akan aktif jika kita memilih beberapa sel aktif sekaligus misalkan sel aktif dari sel B5 sampai sel B6 maka garis yang di tengah adalah menentukan garis antara sel B5 dan sel B6.
Selanjutnya silahkan berkreasi sendiri dengan garis-garis tabel anda.

Semoga bisa membantu bagi pemula…

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Mengetahui Nilai Total, Rata-rata, Maksimal dan Minimal dalam Microsoft Office Excel

Mengetahui Nilai Total, Rata-rata, Maksimal dan Minimal dalam Microsoft Office Excel

Sudah siapkan anda untuk masuk pada pelajaran kita kali ini yaitu untuk mencari nilai tertentu seperti nilai Total, Rata-rata, Maksimal dan Minimal.

Untuk mencari nilai Total rumus yang digunakan adalah SUM (summary), formatnya :

=sum(sel awal..sel akhir)

contoh : misalkan anda diminta untuk menghitung nilai total dari suatu tabel gaji yang dimulai dari sel D5 sampai sel D14 dan hasilnya ditempatkan di sel D16.

=sum(d5..d14) Maka langkah yang harus dilakukan adalah : Pertama, tempatkan pointer pada sel D16, kemudian ketik rumus =sum(d5..d14) dan tekan enter.

Sedangkan untuk Nilai Rata-rata digunakan rumus Average dengan format :

=average(sel awal..sel akhir)

contoh : =average(d5..d14) Penggunaan rumus average ini sama dengan penggunaan rumus untuk mencari nilai total di atas yang membedakan hanya nama perintah/formulanya saja.

Untuk Mencari nilai maksimal dan minimalpun tidak berbeda dengan rumus pencarian nilai total dan rata-rata di atas, yang membedakan hanya nama dari formula itu sendiri yaitu untuk maksimal digunakan rumus MAX sedangkan minimal digunakan rumus MIN dan format masing-masing rumus tersebut adalah : rumus untuk mencari nilai maksimal :

=max(sel awal..sel akhir)

contoh : =max(d5..d14) rumus untuk mencari nilai minimal :

=min(sel awal..sel akhir)

contoh : =min(d5..d14) Untuk lebih jelasnya gunakan tabel yang sudah pernah anda buat sebelumnya pada Belajar Microsoft Office Excel bagian 4 (tabel4.xls). Coba tambahkan di bagian bawah tabel berupa nilai : TOTAL, RATA_RATA, MAX dan MIN seperti yang terlihat dalam gambar berikut.

belajar-excel-5

Selamat Belajar…

Menggunakan Fungsi IF dan VLOOKUP Pada MS Excel

Fungsi IF

Kita belajar kembali MS Office Excel tentang fungsi IF yang sebenarnya mempunyai kemampuan yang lumayan dalam mengolah logika dan mungkin hampir sama dengan bahasa pemograman yang sudah ada. Mungkin ada dari anda yang belum tahu atau lupa cara menggunakan fungsi IF dan VLOOKUP pada Excel karena jujur saja kedua fungsi ini hanya diajarkan jika anda “kursus”, jika anda belajar excel sendiri saya yakin banyak yang tidak tahu cara menggunakan fungsi ini :) . Sekarang kita mulai…. perbincangan yang bakalan agak panjang ini.

Fungsi IF

Inilah lembar kerja kita (data ini cuma contoh, jangan dianggap serius). Seperti yang tampak di gambar tersebut ada satu kolom yang sudah terisi yaitu kolom NIM dan kolom nilai hasil ujian. Disebelahnya lagi ada tabel yang nantinya akan kita gunakan untuk fungsi VLOOKUP. Dalam mengisi tabel yang masih kosong ada kriteria yang kita buat yaitu:

  • kolom lulus (ini yang paling gampang..) diperoleh dari kolom nilai hasil ujian dengan syarat jika nilai lebih besar dari 60 maka dianggap lulus dan jika dibawahnya dianggap gagal
  • kolom nilai berisi nilai dalam huruf dengan kriteria jika hasil ujian > 80 mendapat A, > 70 mendapat B, > 60 mendapat C, > 50 mendapat D dan sisanya mendapat E
  • kolom angkatan/jurusan diperoleh dari kolom NIM dengan mengambil dua karakter pertama sebagai tahun angkatan dan karakter ketiga sebagai jurusan.

Sekarang kita bahas dulu yang paling gampang yaitu kolom lulus. Sebagaimana kriteria yang telah dibuat dimana nilai diatas 60 dinyatakan lulus dan dibawahnya dinyatakan gagal maka hal yang dilakukan adalah memilih cell ‘E3′ dan mengetikkan fungsi berikut ini:

code: =IF(D3>=60;”LULUS”;”GAGAL”)

Dalam excel untuk memulai suatu fungsi digunakan tanda ‘=’ atau ’sama dengan’ dan diikuti oleh fungsinya. Pada kode diatas, D3 mengacu pada cell nilai yang sejajar dengan cell E3. Tanda >= berarti nilai 60 masih masuk dalam kategori lulus. Tiap parameter yang dimasukkan dalam fungsi dipisahkan tanda titik koma dan perhatikan bahwa jika nilai yang ingin anda hasilkan berupa teks maka harus diapit tanda doublequote “, seperti “LULUS” atau “GAGAL”.

Pada fungsi IF kita yang pertama hanya ada dua lubang yaitu LULUS dengan kriteria >= 60 dan gagal jika < src="http://s.wordpress.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif" alt=":)" class="wp-smiley"> Kayaknya ada yang butuh kamus deh. Terus bagaimana jika kita membuat lebih banyak lubang?gak masalah… kita lanjutkan ke kolom nilai dimana hasilnya berupa huruf A, atau B, atau C dst. Pilih sel F3 dan masukkan fungsinya:

code: =IF(D3>80;”A”;IF(D3>70;”B”;IF(D3>60;”C”;IF(D3>50;”D”;”E”))))

Pusing? semoga belum. Konsepnya hampir sama cuma kali ini ketika mau masuk lobang sebelahnya dibuat dua lobang lagi dan seterusnya hingga masuk lobang terakhir yaitu dengan nilai E. Misalkan nilainya 35 maka saat mau masuk lobang pertama jelas gak lolos karena lobang pertama minta minimal 80, terpaksa deh ke lobang berikutnya, tapi disebelahnya dibuat fungsi lagi yang minimal 70, geser lagi deh ke lobang berikutnya, terus, terus dan akhirnya masuk ke lobang terakhir dimana semua nilai dibawah 50 akan masuk kesini. Perhatikan penulisan fungsinya, jumlah tanda kurungnya juga harus sama antara kurung buka dan tutup.

Fungsi VLOOKUP

Ada syarat-syarat sebelum menggunakan fungsi ini, kolom NIM, tabel Keterangan Angkatan dan Keterangan Jurusan harus diubah formatnya menjadi TEXT. Soalnya pas waktu aku coba, fungsinya menghasilkan error N#A ketika kolom-kolom tadi tidak dibuah menjadi teks. Ciri format teks dan number adalah jika number angka 0 didepan angka tidak akan ditampilkan. Ada dua cara untuk mengubah format number menjadi teks, cara pertama adalah memberi awalan ‘ (tanda petik satu pada angka yang dimasukkan) dan kedua dengan format cell seperti gambar berikut ini:

212

Jika data anda berisi campuran teks dan angka dan maka anda tidak perlu mengubah formatnya menjadi teks karena biasanya otomatis dianggap teks. Jika sudah dirubah maka kita cari dulu angkatannya dengan mengambil 2 karakter terdepan dari NIM. Pilih sel C3 dan masukkan fungsi seperti ini:

code: =VLOOKUP(LEFT(B3;2);$H$3:$I$7;2;FALSE)

Ada empat parameter ada bagian yang dibutuhkan oleh fungsi VLOOKUP, yaitu: 1. teks yang diuji(dites), 2. tabel sumbernya, 3. kolom offset yang ingin ditampilkan, dan 4. range lookup. Kita bahas satu-satu.

Teks yang diuji adalah cell atau bagian yang akan kita cocokkan dengan data pada tabel sumbernya. Pada fungsi diatas kita mengambil dua karakter awal dari NIM dengan fungsi LEFT(B3,2). B3 adalah sel NIM dan dua berarti 2 karakter dari kiri.

Tabel sumbernya adalah tabel Keterangan Angkatan dimana memiliki range antara H3 sampai I7. Bagaimana cara memilih range dengan mouse? Pertama klik cell H3 dan drag(jangan dilepas) dan tarik hingga cell I7. Gambarnya seperti ini:

3

Jika anda lihat fungsi VLOOKUP diatas range tabelnya agak aneh, jika secara normal anda memilih range akan menghasilkan H3:I7 maka saya rubah menjadi $H$3:$I$7. Ada penambahan tanda dollar pada tiap per bagian cell. Ini berfungsi menjadikan alamat range tabel menjadi absolut alias tetap . Jika anda mengcopykan rumus ini kebawah maka range tabel tidak bergeser. Bagian ini tidak boleh dihilangkan atau terlupa.

  • Kolom offset yang ingin ditampilkan adalah kolom tabel sumber yang ingin kita tampakkan dihitung dari kiri ke kanan
  • Range lookup hanya bernilai TRUE atau FALSE. JIka tabel anda datanya berurutan misalnya -2, -1, 0, 1, 2, maka anda bisa menggunakan TRUE tapi jika datanya tidak beraturan atau acak maka anda harus menggunakan FALSE

Dengan sedikit keberuntungan anda akan melihat kolomnya berhasil terisi dengan data tabel di Keterangan Angkatan. Berikutnya kita lanjutkan ke bagian mencocokkan NIM dengan tabel jurusan. Kode jurusan diambil dari karakter ketiga dari NIM dan untuk mengambil karakter ketiga kita memakai fungsi MID(teksnya;mulai;jumlahyangdiambil). Fungsi lengkapnya untuk menampilkan jurusan pada kolom Angkatan/Jurusan adalah:

code: =VLOOKUP(MID(B3;3;1);$H$10:$I$17;2;TRUE)

Caranya sama persis dengan fungsi VLOOKUP sebelumnya cuma karakter yang diuji berasal dari karakter ketiga NIM dan diambil dengan fungsi MID. Terus range lookupnya saya jadi TRUE karena data tabel di Keterangan Jurusan sudah berurutan. dari 1 sampai 8. (meskipun sepertinya itu angka 1-8 tapi sebenarnya itu formatnya sudah saya ubah menjadi teks). Trus bagaimana cara menggabungkan kedua fungsi diatas menjadi satu? Untuk menggabungkan teks bisa digunakan fungsi CONCATENATE(teks1;teks2;ds.t..). Kode lengkapnya seperti ini dan menghasilkan teks seperti: 2005 – Sejarah.

code: =CONCATENATE (VLOOKUP (LEFT(B3;2);$H$3:$I$7;2;FALSE);” – “; VLOOKUP (MID(B3;3;1);$H$10:$I$17;2;TRUE))

Sebenarnya tidak fair jika saya sudah menggabungkan fungsi VLOOKUP dengan fungsi lain seperti LEFT, MID dsb. Tapi Jika data anda lebih sederhana tanpa harus memotong-motong teks maka saya yakin akan lebih mudah bagi anda untuk menggunakan fungsi VLOOKUP ini. Semoga pembahasan ini bisa berguna bagi anda yang belum tahu bagaimana menggunakan fungsi IF dan VLOOKUP pada excel terutama bagi yang belum pernah kursus. Jika anda menginginkan file source dari pembahasan ini anda bisa mengklik link ini [ download file excel ]. Berikut ini adalah penggunaan fungsi IF dan VLOOKUP yang lebih kompleks dengan melakukan cek kolom NIM dan kolom nilai. Jika kolom NIM kosong atau berisi data bukan teks maka akan menghasilkan tanda “-” tapi jika ada datanya program akan mengeksekusinya.

code: =IF(AND(ISTEXT(B3);NOT(ISBLANK(B3)));CONCATENATE(VLOOKUP(LEFT(B3;2); $H$3:$I$7;2;FALSE);” – “;VLOOKUP(MID(B3;3;1);$H$10:$I$17;2;TRUE));”-”)

Kode ini untuk bagian nilai yang berupa huruf A, B, C dsb dimana jika kolom nilai tidak berisi angka atau kosong maka akan menghasilkan tanda “-”, tapi jika ada angkanya maka akan dieksekusi.

code: =IF(AND(ISNUMBER(D3);NOT(ISBLANK(D3)));IF(D3>80;”A”; IF(D3>70;”B”;IF(D3>60;”C”;IF(D3>50;”D”;”E”))));”-”)

4

Dan inilah hasil akhirnya:

Selamat Belajar

Sumber: http://rif.lp2m.net

Penggunaan Fungsi (Rumus) IF

Rumus MIcrosoft Office Excel IF AND biasanya digunakan untuk mencari nilai tertentu berdasarkan dua buah ketentuan ata dua buah persyaratan. Jika kedua persyaratan itu terpenuhi maka diberikan nilai tertentu sedangkan salah satu saja persyaratan atau tidak ada persyaratan yang terpenuhi maka tidak mendapatkan nilai tertentu.

Format rumus/fungsi IF AND adalah sebagai berikut

=IF(AND(Persyaratan1,Persyaratan2),Nilai1,=IF(AND(persyaratan1,persyaratan2),nilai2,nilai3)) Sebagai bahan percobaan kita coba buatkan tabel dengan format sebagai berikut JUDUL TABEL

Sel B3 = NO

Sel C3 = NAMA KARYAWAN

Sel D3 = GOLONGAN

Sel E3 = JABATAN

Sel F3 – GAJI POKOK

Sel G3 = TINJANGAN JABATAN

Sel H3 = GAJI BERSIH

Untuk Kolom Nomor Urut isikan mulai dari 1 sampai 10 Untuk Kolom Nama Karyawan Bebas berikan nama Untuk Kolom Golongan :

  • Nomor 1 = Golongan 3
  • Nomor 3 = Golongan 2
  • Nomor 5 = Golongan 2
  • Selain itu Golongan 1

Untuk Kolom Gaji Pokok, Jika Golongan 3 maka Gaji Pokok 1.000.000, jika Golongan 2 maka gaji pokok 750.000 dan jika golongan 1 maka gaji pokok 500.000 (gunakan rumus IF satu persyaratan) Untuk kolom Tunjangan Jabatan gunakan rumus IF dua persyaratan yang kita pelajari hari ini. Untuk Kolom Gaji bersih gunakan rumus penjumlahan biasa yaitu =GajiPokok+TunjanganJabatan Karena hari ini kita mempelajari rumus IF AND maka mari sama-sama kita buatkan rumus untuk kolom Tunjangan Jabatan. Dari tabel di atas maka rumus untuk Tunjangan Jabatan akan ditempatkan pada sel G5, tempatkan dulu posisi pointer pada sel B5 kemudian ketikan rumus berikut ini :

=IF(AND(D5=3,E5=”Direktur”),500000,IF(AND(D5=2,E5=”Kabag”),350000,0))

Penjelasan :

Jika Golongan 3 dan Jabatan Direktur maka Tunjangan Jabatan 500.000

Jika Golongan 2 dan Jabatan Kabag maka 350.000

Jika tidak maka 0

Sekian dan selamat belajar…

Sumber: Belajar Ilmu Komputer

Menggabungkan Sel

Yang dimaksud dengan menggabungkan sel di sini dan menurut Belajar Ilmu Komputer adalah menggabungkan dua atau lebih sel menjadi satu sel.
Para pengguna komputer khususnya pengguna microsoft office excel yang sudah mahir sudah jangan di tanya lagi mengenai bagaimana cara menggabungkan sel tapi bagaimana dengan kita yang masih pemula yang belum mengenal banyak tentang seluk beluk microsoft office excel ?

Pada gambar di bawah, perhatikan kolom B baris ke 3 dan ke 4, di situ sudah di ubah menjadi satu sel yaitu sel B3 begitu juga dengan kolom C dan kolom D pada baris ke 3, di situ sudah di ubah menjadi satu sel yaitu sel C3.

Mari belajar cara menggabungkan sel-sel yang ada dalam tabel tersebut menjadi sebuah sel yang kita kehendakicdengan cara mengikuti langkah demi langkah berikut ini.

Pertama-tama buatkan dulu tabel seperti dalam gambar, setelah itu pada sel B3 ketikan kata Tahun dan pada sel C3 ketikan kata Jumlah Siswa, untuk sel lainnya saya anggap semua sudah bisa karena tidak adanya penggabungan sel.

Setelah selesai mengetik judul dari tabel tersebut, maka langkah berikutnya adalah menggabungkan kedua sel yaitu untuk kolom Tahun, kita harus menggabungkan sel B3 dan sel B4, caranya tandai daerah yang akan digabungkan selnya (sel B3 dan B4), tempatkan pointer pada sel B3 kemudian tekan dan tahan tombol SIFT pada keyboard sambil menekan panah ke bawah satu kali. Setelah itu klik menu Format-Cells-Alignment.

merge-cel1
Maka akan muncul jendela format cells seperti gambar berikut.
Yang perlu diubah dalam jendela format cells adalah semua yang sudah saya beri tanda berwarna merah yaitu Text Alignment-Horisontal, Vertical serta text control Merg Cells.

merge-cel2
Untuk Horinzontal Text Align ubah mejadi Center begitu juga dengan Text Alignment Vertical ubah menjadi Center sedangkan pilihan Text Controlnya berikan tanda rumput atau tanda centang pada Merge Cells.

Akhiri proses pengaturan teks dengan menekan tombol OK.
Perhatikan sel-sel yang sudah kita gabungkan dan coba dengan kreasi anda sendiri dengan membuat tabel-tabel lainnya.

Selamat mencoba semoga bisa membantu…

Sumber: Belajar Ilmu Komputer
 
⬆
Top